Kolam Pemandian Cibulan, terletak di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan sekitar 7 km dari Kota Kuningan atau sekitar 28 km dari Kota Cirebon, lokasi kolam pemandian Cibulan terletak sekitar 300 meter masuk ke arah barat dari jalan Raya Kuningan-Cirebon.
Jalan masuknya lumayan lebar dan sudah di aspal, meski masih kasar tapi sudah cukup nyaman. Untuk menuju lokasi pemandian Cibulan, cukup mudah dicapai dengan angkutan umum jenis elf dengan tariff dari cirebon sekitar Rp.3.000 – Rp.4.000 per orang, atau kalau dari terminal kuningan bisa menggunakan angkutan kota jurusan terminal Cirendang – Cilimus, dengan tarif sekitar Rp. 2.000 – Rp. 3.000 per orang.
Objek wisata Cibulan merupakan salah satu objek wisata tertua di Kuningan, tempat tersebut diresmikan oleh Bupati Kuningan saat itu , R.A.A. Mohamand Achmad, pada hari minggu, 27 Agustus 1939.
Di dalamya terdapat dua kolam besar berbentuk persegi panjang, kolaam pertama berukuran panjang 35 meter dan lebar 15 meter dengan kedalaman air sekitar 2 meter. Kolam kedua berukuran 45 x 15 meter persegi yang dibagi dua bagian, bagian pertama dengan kedalaman air 60 cm dan bagian kedua dengan kedalaman 120 cm.
Kelebihan kolam pemandian Cibulan adalah semua kolam yang ada dihuni oleh puluhan ikan jenis kancra bodas berbagai ukuran, mulai dari yang sepanjang 20 cm sampai 1 meter, tapi kolam pemandian Cibulan tetap dibuka sebagai kolam pemandian umum, bahkan pengunjung bias berenang sambil bercengkrama dengan ikan-ikan tersebut.
Cibulan merupakan salah satu dari empat tempat rekreasi sejenis di Kuningan, diantaranya Kolam Linggarjati di komplek Taman Linggarjati Indah di kecamatan Cilimus, kolam Cigugur di kecamatan Cigugur dan kolam Darma Loka di kecamatan Darma. Semuanya memiliki kolam-kolam yang dihuni ikan kramat Kancra Bodas, tapi hanya Cibulan yang di manfaatkan sebagai kolam renang umum.
Keistimewaan lain yang dimiliki Cibulan adalah keberadaan tujuh mata air yang dikeramatkan bernama Keramat Sumur Tujuh di sudut barat obyek wisata tersebut. Tujuh mata air berbentuk kolam-kolam kecil itu bernama Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pangabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan.
Tujuh mata air itu terletak mengelilingi sebuah petilasan keramat Prabu Siliwangi berupa susunan batu seperti batu menhir dan dua patung harimau loreng, lambang kebesaran Raja Agung Pajajaran tersebut. Menurut Warga, petilasan tersebut sering dikunjungi orang, terutama pada malam Jumat Kliwon atau selama bulan Maulud dalam penanggalan Hijriah. Mereka berziarah dan memohon keberhasilan dalam hidupnya…:::
Wah… aku jadi teringat kampung halaman euy.. entos lami henteu ngojai didinya…
ah.. menurutku sumurnya biasa2 aja.. klo pengen lihat sumur yang bagus.. maen ka luragung… di gunungkarung ada yang namanya pamuruyan.. gera.. sae pisan kang
Oleh: ripay on November 14, 2008
at 8:31 am
Kang … Punten ah blogna bade di sadur…
Oleh: zayabaya on Desember 26, 2008
at 7:20 pm
mangga kang… hatur nuhun dah mampir…
Oleh: adudy on Desember 29, 2008
at 8:12 am
Wow, suasana nya sangat asri dan tenang, rasanya ingin tinggal disana..
Oleh: Fabs on Juni 11, 2009
at 3:51 pm
Makasih dah mampir..
Oleh: adudy on Juni 16, 2009
at 9:50 am
MAKASIH DAH MAMPIR YA
Oleh: adudy on Juni 17, 2009
at 9:12 am
Punten ah,,,abdi teh urang cirebon,,tos lami teu ulain ka cibulan,,,,
Oleh: Tinie on Juli 1, 2009
at 9:55 am